6 Langkah untuk Usaha T-Shirt Printing

Sablon berbahan sutra memang sedikit menakutkan pada awalnya, tapi lebih mudah daripada yang terlihat dan hal itu memungkinkan untuk mengatur area cetak di rumah Anda sendiri untuk biaya produksi lebih murah. Kami akan menunjukkan bagaimana Anda dapat melakukannya dengan jumlah bahan yang minim. Mulai kerjakan bisnis t-shirt printing dari rumah!
Usaha T-Shirt Printing. (foto: nikojulius.com)
Ide dasar di balik kaos sablon ini cukup sederhana dan bekerja dengan stensil. Untuk memotong bentuk individual, Anda cara termudah. Kemudian potong gambar menggunakan cahaya terang. Video di youtube bisa menuntun Anda mengerjakan beberapa proses. Tetapi mari kita lebih rinci, dimulai dengan perlengkapan yang Anda butuhkan.

Atur Bisnis T-shirt Printing di Rumah Anda
Berikut adalah apa yang Anda butuhkan:
  • Layar dan frame (Anda dapat membeli secara terpisah di toko peralatan atau membeli frame dan layar).
  • Emulsi foto dan sensitizer.
  • Satu bola lampu 250 watt 
  • Sarung tangan karet.
  • Sebuah desain  T-shirt.

Langkah 1: Buat Gambar Desain
Untuk langkah pertama, mulailah dengan sesuatu yang sederhana tanpa banyak garis tipis. Sebuah standar siluet menggunakan Photoshop adalah cara mudah untuk membuatnya. Anda membutuhkan gambar hitam solid karena tujuannya hanya sebenarnya adalah untuk memblokir cahaya. Gambar yang Anda pilih akan dicetak ke emulsi pada langkah empat. Setelah Anda menetapkan  gambar, mencetaknya pada printer laser ke kertas transparansi.

Langkah 2: Cetak  Screen di Emulsi
Emulsi datang dalam dua bagian: sensitizer dan emulsi. Campurkan mereka bersama-sama sesuai dengan petunjuk pada botol. Tuangkan sedikit campuran emulsi pada layar dan menyebar keluar pada layar dengan squeegee tersebut.

Emulsi harus mencakup daerah yang sedikit lebih besar dari gambar yang akan dicetak. Jika Anda perlu, ulangi proses sampai layar dilapisi seluruhnya. Meninggalkan layar di ruang gelap gulita selama dua jam sampai itu benar-benar kering.

Langkah 3: Mencetak Gambar pada Layar
Saatnya untuk mengekspos layar dalam cahaya. Dalam ruang yang gelap, baringkan kain hitam atau papan. Lalu layar dan bingkai dengan sisi layar ke bawah di atas permukaan hitam. Kemudian letakkan transparansi dengan gambar di atasnya pada layar di mana emulsi foto ini.

Memindahkan lampu sekitar satu sampai dua meter di atas layar. Sudut lampu dengan bohlam 250 watt pada transparansi dengan gambar  di atasnya. Membuat reflektor dari timah dan letakkan di atas lampu untuk memantulkan cahaya ke bawah.

Jangan menyalakan lampu lainnya. Tunggu sekitar 10-15 menit. Kembali ke ruangan dan hati-hati menarik transparansi. Anda akan melihat garis biru samar di mana gambar dibakar ke dalam layar. Jika terlihat bagus, saatnya untuk membersihkannya dan memantikannya. Jika tidak, biarkan beberapa menit dan periksa kembali. Overexposure akan membuat gambar nge-blur, jadi hati-hati.

Langkah 4: Bersihkan Screen
Semprot layar Anda dengan air dingin dari selang, atau wastafel. Perhatikan  bagian gambar mulai mengelupas. Lanjutkan penyemprotan sampai  dapat melihat gambar dengan jelas. Tahan layar ke arah cahaya untuk memastikan itu tampak persis seperti transparansi. Biarkan layar kering . Setelah kering, tutuplah bagian yang terbuka dari layar dengan pita.

Langkah 5: Cetak Desain
Hamparkan selembar karton di dalam baju di bawah area yang ingin dicetak. Taruh layar di atas kemeja dengan desain t-shirt printing di mana Anda ingin mencetaknya. Tuangkan sedikit tinta horizontal di bagian atas layar. Mengambil squeegee dan membuat satu gerakan halus bawah layar, melakukan tekanan kuat. Jalankan squeegee keatas, bawah, kiri, dan kanan beberapa kali untuk mendorong semua tinta ke kemeja.

Angkat layar, tarik kardus keluar (hati-hati), dan sudah selesai. Jika Anda ingin memastikan gambar melekat di kaos untuk waktu yang lama, taruhlah baju dalam oven pada 400 derajat selama sekitar 30 detik.

Langkah 6: Clean-up
Tinta sablon mengering sangat cepat. segeralah mencuci tinta setelah Anda selesai mencetak kemeja sehingga Anda dapat menggunakannya lagi di masa depan. Jika Anda ingin mencetak gambar yang sama sekali berbeda, Anda dapat menggunakan remover emulsi seperti ini untuk menghapus layar lebih bersih sehingga Anda dapat menggunakan kembali kain dan bingkai.

Membuat desain t-shirt printing dapat menyita sedikit waktu untuk membiasakan diri. Anda perlu berlatih dan mempelajari waktu yang tepat untuk pemaparan, jumlah tekanan yang dibutuhkan untuk mendorong tinta, dan kebiasaan kecil lainnya. Setelah Anda terbiasa dengan cara kerjanya, membuat desain hingga dua atau tiga warna tidak sulit.
SHARE

Syarifah Aqila An-Najah

  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar